Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Pacitan, ada satu destinasi yang nggak boleh dilewatkan sama sekali, yaitu Sungai Maron Pacitan.
Sungai ini sering dijuluki sebagai Amazon-nya Jawa Timur, dan julukan itu bukan sekadar gimmick. Begitu sampai di lokasi, kamu akan langsung paham kenapa banyak wisatawan jatuh cinta sejak kunjungan pertama.
Sungai Maron menawarkan panorama hutan tropis yang rimbun, air sungai berwarna hijau jernih, serta suasana tenang yang terasa jauh dari hiruk-pikuk kota.
Menyusuri sungai ini serasa berada di negeri lain – lebih dekat ke alam, lebih lambat ritmenya, dan lebih menenangkan untuk pikiran.
Buat kamu yang suka wisata alam, healing, atau sekadar ingin menikmati pengalaman liburan yang berbeda, Sungai Maron wajib masuk bucket list liburanmu.
Sekilas Tentang Sungai Maron Pacitan
Sungai Maron terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Jaraknya sekitar 24 kilometer dari pusat Kota Pacitan, dengan akses jalan yang relatif mudah ditempuh menggunakan motor maupun mobil.
Sungai ini membentang sepanjang ±4,5 kilometer, mengalir dari kawasan perbukitan karst hingga bermuara langsung ke Pantai Ngiroboyo.
Inilah salah satu keunikan Sungai Maron – dalam satu perjalanan, kamu bisa menikmati wisata sungai dan pantai sekaligus.
Karena lanskapnya yang hijau, rimbun, dan alami, Sungai Maron sering dibandingkan dengan:
- Sungai Amazon (Amerika Selatan)
- Green Canyon (Jawa Barat)
- Beberapa spot sungai eksotis di Thailand
Namun, Sungai Maron punya ciri khasnya sendiri yang membuat pengalaman di sini terasa autentik dan membumi.
Daya Tarik Utama Sungai Maron Pacitan
1. Susur Sungai: Aktivitas Wajib yang Ikonik
Daya tarik utama Sungai Maron adalah susur sungai menggunakan perahu kayu. Pengunjung dapat menyewa perahu berkapasitas 3–4 orang untuk menyusuri aliran sungai dari hulu ke hilir.
Detail pengalaman susur sungai:
- Panjang rute: ±4,5 km
- Durasi perjalanan: ±45 menit
- Didampingi operator perahu lokal
Selama perjalanan, kamu tidak perlu mendayung atau mengatur arah—cukup duduk santai dan menikmati pemandangan. Inilah yang membuat Sungai Maron cocok untuk semua kalangan, mulai dari wisata keluarga, pasangan, hingga solo traveler.
2. Panorama Hutan Tropis yang Rimbun dan Sejuk
Sungai Maron dikelilingi pepohonan tropis tinggi dan rapat di sepanjang alirannya. Tajuk pohon membentuk semacam kanopi alami yang membuat suasana terasa sejuk meskipun matahari sedang terik.
Selama menyusuri sungai, kamu akan menikmati:
- Warna hijau yang mendominasi pandangan
- Kicauan burung yang alami
- Udara segar tanpa polusi
Banyak wisatawan datang ke Sungai Maron bukan sekadar untuk foto, tapi untuk healing dan menenangkan pikiran. Ritme perjalanan yang lambat membuat kamu bisa benar-benar hadir menikmati alam.
3. Air Sungai Jernih Berwarna Hijau Kristal
Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian adalah kejernihan air Sungai Maron. Airnya berwarna hijau kebiruan dan cukup bening hingga:
- Dasar sungai terlihat jelas
- Bebatuan di dasar sungai tampak detail
- Ikan-ikan kecil bisa terlihat berenang
Pantulan cahaya matahari yang menembus dedaunan menciptakan gradasi warna alami yang indah. Tak heran jika Sungai Maron sering disebut sebagai Green Canyon versi Pacitan.
4. Spot Foto Instagramable yang Estetik
Buat kamu yang suka fotografi atau bikin konten media sosial, Sungai Maron adalah surga visual. Hampir setiap sudutnya fotogenik, mulai dari:
- Aliran sungai yang berkelok
- Pepohonan hijau di kiri dan kanan
- Perahu kayu yang klasik
Salah satu spot paling ikonik adalah ayunan Instagramable di tepi sungai. Waktu terbaik untuk foto di spot ini adalah sore hari menjelang matahari terbenam, saat cahaya keemasan menciptakan efek dramatis di permukaan air.
⚠️ Catatan penting:
Selalu patuhi arahan pemandu dan perhatikan faktor keselamatan saat berfoto di area tepi sungai.
5. Bukit Karang Eksotis ala Phuket
Selain hutan tropis, Sungai Maron juga diapit oleh bukit-bukit karang yang menjulang tinggi. Formasi karst ini menciptakan suasana eksotis yang sering dibandingkan dengan lanskap di Phuket, Thailand.
Perpaduan antara:
- Air sungai jernih
- Tebing karang kokoh
- Vegetasi hijau
membuat Sungai Maron memiliki karakter visual yang unik dan jarang ditemui di tempat lain di Jawa Timur.
6. Terhubung Langsung ke Pantai Ngiroboyo
Salah satu keistimewaan Sungai Maron adalah muaranya yang langsung menuju Pantai Ngiroboyo. Setelah menyelesaikan susur sungai, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan ke pantai tanpa perlu berpindah lokasi jauh.
Di Pantai Ngiroboyo, kamu bisa:
- Bermain air dan berenang
- Berjemur di pasir pantai
- Menikmati sunset
- Mencoba aktivitas surfing
Dalam satu hari, kamu bisa mendapatkan dua pengalaman wisata alam sekaligus: sungai dan pantai.
Harga Tiket Masuk Sungai Maron Pacitan
Berlibur ke Sungai Maron tergolong sangat ramah di kantong. Berikut rincian biayanya:
- Tiket masuk: Rp5.000 per orang
- Sewa perahu susur sungai: Rp100.000 per perahu
- Kapasitas maksimal 4 orang
- Jika penuh, biaya per orang hanya sekitar Rp25.000
- Biaya parkir:
- Motor: ±Rp3.000
- Mobil: ±Rp5.000
Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati pengalaman wisata alam yang unik dan berkelas.
Jam Buka Sungai Maron
Sungai Maron buka setiap hari dengan jam operasional:
- 07.00 – 17.00 WIB
Waktu terbaik untuk berkunjung:
- Pukul 09.00 – 11.00 WIB (cahaya bagus, cuaca cerah)
- Hindari terlalu sore jika ingin menyusuri sungai dengan nyaman
Fasilitas di Sungai Maron Pacitan
Untuk kenyamanan wisatawan, pengelola telah menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, antara lain:
- Area parkir luas
- Pusat informasi wisata
- Toilet bersih
- Musala
- Kafetaria dan warung makan
- Wahana perahu susur sungai
- Spot foto Instagramable
- Area camping
- Fasilitas outbound
Fasilitas ini membuat Sungai Maron cocok untuk wisata keluarga, rombongan, hingga kegiatan komunitas.
Lokasi dan Akses Menuju Sungai Maron
Alamat:
Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur
Akses menuju lokasi relatif mudah:
- Jalan beraspal
- Petunjuk arah cukup jelas
- Bisa ditempuh dengan motor atau mobil
Bagi wisatawan dari luar kota:
- Terbang ke Surabaya
- Lanjut perjalanan darat menuju Pacitan
- Dari pusat kota Pacitan, perjalanan ke Sungai Maron sekitar 40–50 menit
Jika ragu, warga sekitar terkenal ramah dan siap membantu menunjukkan arah.
Tips Berkunjung agar Liburan Lebih Maksimal
- Datang pagi atau menjelang siang
- Gunakan pakaian nyaman dan alas kaki anti-selip
- Bawa kamera atau ponsel dengan baterai penuh
- Ikuti arahan operator perahu
- Jangan membuang sampah ke sungai
- Datang saat musim kemarau untuk warna air terbaik
Kesimpulan
Sungai Maron Pacitan adalah bukti bahwa Jawa Timur punya wisata alam yang tak kalah eksotis dibanding destinasi luar negeri. Dengan panorama hutan tropis, air sungai hijau jernih, bukit karang megah, serta pengalaman susur sungai yang menenangkan, tempat ini layak disebut sebagai Amazon-nya Jawa Timur.
Jika kamu mencari liburan yang:
- Tenang
- Murah
- Alami
- Instagramable
maka Sungai Maron wajib masuk bucket list liburanmu saat ke Pacitan.






